Selasa, 07 Agustus 2007

4 Pertanyaan di Padang Mahsyar (1)


(Bagian 1 dari 4 tulisan)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Setiap muslim wajib mengimani Hari Akhir atau Hari Kiamat. Bahkan itu merupakan salah satu Rukun Iman yang lima. Didalam Al Qur'an dan Hadist diterangkan bahwa setelah dunia hancur, semua manusia yang di dalam kubur dibangkitkan dan semua akan dikumpulkan oleh Allah di Padang Mahsyar. Siapkah kita menghadapi peristiwa tersebut?
Pada saat itu manusia, kita ini akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah Ta'ala tentang segala macam yang telah kita lakukan selama hidup didunia yang fana ini. Pada hari itu tidak berguna harta, anak, tidak bermanfaat apa yang dibanggakan selama di dunia ini. Pada hari itu hanya ada penguasa tunggal yaitu Allah Subhanahu wa Ta'ala yang telah memberikan berbagai macam nikmat kepada manusia, kemudian Dia menyuruh menggunakan nikmat tersebut sebaik-baiknya dalam rangka mengabdi kepadaNya.
Karena Allah yang telah mengaruniakan nikmat-nikmat itu kepada manusia, maka sangat wajar apabila Ia menanyakan kepada manusia untuk apa nikmat-nikmat itu digunakan.

Dalam sebuah Haditsnya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Salam bersabda: "Tidak bergeser kedua kaki seorang hamba (menuju batas shiratul mustaqim) sehingga ia ditanya tentang umurnya untuk apa ia habiskan, ilmunya untuk apa ia amalkan, hartanya dari mana dia peroleh dan kemana ia habiskan dan badannya untuk apa ia gunakan."
(Hadist Shahih Riwayat At Tirmizi dan Ad Darimi)

1. Umur
Umur adalah sesuatu yang tidak pernah lepas dari manusia. Bila kita berbicara umur, maka berarti kita berbicara tentang waktu. Allah dalam Al Qur'an telah bersumpah dengan waktu:"Demi masa", maksudnya agar manusia lebih memperhatikan waktu. Waktu yang diberikan Allah adalah 24 jam dalam sehari-semalam. Untuk apa kita gunakan waktu itu? Apakah waktu itu untuk beribadah atau untuk yang lain, yang sia-sia?
Diantara sebab-sebab kemunduran umat Islam ialah bahwa mereka tidak pandai menggunakan waktu unutk hal-hal yang bermanfaat, sebagian besar waktunya untuk bergurau, bercanda , ngobrol tentang hal-hal yang tidak bermanfaat bahkan membawa kepada perdebatan yang tidak berarti dan pertikaian. Anak-anak, remaja dan orang tua senang nonton televisi sampai berjam-jam. Sementara orang-orang kafir menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya, sehingga mereka maju dalam berbagai bidang kehidupan dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.
Keadaan umat Islam saat ini sangat memprihatinkan. Ada diantara mereka yang tidak mengerti ajaran agamanya dan ada yang tidak mengerti ilmu pengetahuan umum. Bahkan ada diantara mereka yang buta huruf baca tulis Al Qur'an. Bila kita mau meningkatkan iman dan amal, maka seharusnyalah kita bertanya kepada diri masing-masing; Sudah berapa umur kita hari ini dan apa yang sudah kita ketahui tentang Islam, apa pula yang sudah kita amalkan dari ajaran Islam ini? Janganlah sampai kita termasuk orang yang merugi.

Ust. Yazid Abdul Qadir Jawas
Bulletin JDC Series on Islam,
Jeddah Dakwah Center
Po Box 6897 Jeddah 21452

Tidak ada komentar: